Beberapa waktu yang lalu, media social
Indonesia dihebohkan dengan aksi seorang debater antara Islam vs … akhirnya
tewas setelah mengatakan kata-kata tidak terpuji, naudzubillah. Kejadian ini
bermula saat dia menantang Allah SWT via media sosial.
Berikut
kisahnya
Tunjukkan si Allah itu ada dimana?
Tunjukkan pada saya, dan katakan kepada DIA (Allah SWT), silakan ambil nyawaku
sekarang, Aku sudah siap kalau toh bisa mati sekarang! Itulah beberapa kutipan
penantang tersebut media sosial.
Banyak
foto-foto yang beredar di jagad maya merupakan salah satu pembenci Islam (yang sudah dalam
peti jenazah) terpampang di berbagai media online. Saat penulis menelusuri
kata-kata penantang Allah via google terpampang. Penulis menemukan foto (satu
foto) manusia penantang Allah tersebut.
Kini foto tersebut bisa disaksikan
semua orang dengan keadaan yang sangat miris. Dimana kondisi wajahnya yang
hitam lebam dan kusut. Dan ada salah satu seorang yang tengah menciumi wajah
jenazah tersebut.
Pria yang ada difoto diyakini
merupakan seorang debater antara Islam VS …, yang berdialog di grup media social
facebook. Celakanya, si debater itu malah menantang Allah SWT serta mengejek
Rasulullah SAW, Naudzubillah.
Salah satu kalimat terjeleknya
adalah, “Preeeet, mana? Tunjukkan si Allah itu ada dimana? Tunjukkan pada saya,
dan katakan kepada DIA, silakan ambil nyawaku sekarang… Aku sudah siap kalau
toh bisa mati sekarang!”. Inilah status yang dikirim pria tersebut ke grup
facebook.
Tantangan itupun di aminkan
muslimin yang ada digrup. Dan malaikat Allah SWT mengamini apa yang diinginkan
pria tersebut.
Apa
yang terjadi ?
Allah SWT Yang Maha Mematikan, Maha
Segalanya atas semua makhluknya, menerima permintaan pria tersebut yaitu tantangannya
terhadap Allah.
*Tepatnya tanggal 7 januari (2014)
yang lalu, dia tewas dan muka yang menjadi hitam kelam bak terbakar*
Kejadian hingga menewaskan pria
tersebut membuat dunia maya (khususnya anggota diskusi Islam vs … di FB).
Seyogyanya bagi siapapun (Non Muslim) jangan pernah melakukan tindakan-tindakan
yang menghina Allah SWT dan Rasulullah SAW. Disamping melukai hati umat Muslim,
juga akan menimbulkan efek yang besar.
Alangkah bagusnya bagi Non Muslim
untuk mempelajari tentang Islam dari seseorang yang muslim sudah paham dengan
ilmu agama Islam. Namun, Islam tidak pernah memaksa bagi siapapun untuk
menganut ajaran Islam. Sudah jelas dalam firman Allah SWT “ …. untukmu agamamu,
untukku agamaku”. (Al Kafirun:6).
Ketika seseorang menghina,
mencela, menantang, mengejek Allah SWT dengan penuh kesombongan dan sampai
menghina kekasih Allah SWT yaitu Baginda Rasulullah SAW. Celakalah bagi orang
tersebut, sungguh azab Allah yang kejam akan menghampirinya.
Kebenaran
hari kiamat, kematian, kebangkitan hari akhir, azab kubur, Surga dan Neraka dan
lain-lain. Telah Allah SWT jelaskan dalam firman-Nya (Al Qur’an) dan dari
hadits-hadits Nabi Muhammad SAW. Semua itu benar, bukan kebohongan. Dan umat
Muslim mempercayai semuanya.
Hingga tiba nanti pada hari
kebangkitan dan penghisaban, umat manusia (non muslim) akan terkejut bahwa
dunia hanyalah cerita, akhirat kenyataan tempat abadi selamanya.
Sahabat renungan islam, meskipun ini sudah lama terjadi semoga dengan apa yang dialami si debater tersebut menambah kuatnya iman dan takwa kepada Allah SWT.
Selalu memohon ampunan kepada Allah SWT. Allah Maha Pengampun bagi hambanya. Serta
selalu bershalawat kepada kekasih Allah Baginda Rasulullah SAW. Terimakasih
semoga bermanfaat. Jazakumullah
Sumber : renunganislam.com

No comments:
Post a Comment