Untuk menghormati arwah para syuhada NU, ibu-ibu Muslimat NU
mengkhatamkan 30 Juz Al-Qur'an. Pembacaan dilakukan oleh 30 orang
Pengurus Cabang (PC) Muslimat NU Kota Semarang. Kegiatan tersebut
merupakan peringatan hari lahir ke-71 Muslimat NU yang jatuh pada 29
Maret.
“Alhamdulillah para pengurus dengan
semangat mengkhatamkan Al-Qur'an sebagai hadiah terindah di harlah ke-71
Muslimat NU,” ujar Sekretaris PC Muslimat NU Kota Semarang Hj Ulya
Lilis Khadijah sebagaimana rilis yang disampaikan pada NU Online, Kamis (30/3).
Hajjah
Ulya menjelaskan, puncak acara Harlah dipusatkan di convention hall
Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Dalam kesempatan tersebut, selain
khataman Qur'an juga Pelantikan Laskar Anti-Narkoba PC MNU Kota
Semarang, dan bakti sosial pelayanan akseptor KB. “Dalam sehari dapat
melayani akseptor Implan dan IUD sebanyak 71 orang dan MOP 2 orang yang
operasinya akan dilakukan menyusul pada 2 April,” terangnya.
Ketua
PC Muslimat NU Kota Semarang Hj Muslimatin Djatmiko mengajak kepada
anggota Muslimat untuk menjadi teladan di lingkungannya masing-masing.
Teladan tersebut bisa dibuktikan dengan berbagai aktivitas yang
berkualitas yang tentunya sesuai dengan tuntunan Al-Qur'an dan sunah
Rasulullah. Termasuk ketika bersinggungan dengan pemerintah harus dengan
ikhlas membantunya sesuai dengan kemampuan masing-masing. “Kita harus
satukan langkah membangun negeri dalam wadah NKRI dan mempertahankan
Ahlusunnah wal Jamaah,” ucap Hj Muslimatin.
Harlah
ke-71 Muslimat NU Kota Semarang diselingi hiburan anak-anak PAUD dan
TK. Juga penampilan drama yang dimainkan ibu-ibu Muslimat Anak Cabang
Semarang Timur dan fashion show ibu-ibu Muslimat Cabang Kota Semarang.
Sebagai
wujud rasa syukur, dilakukan pemotongan tumpeng oleh tokoh-tokoh
penting di Kota Semarang yakni Wakil Wali Kota Ir Hj Hevearita G Rahayu,
Ketua I PW Muslimat NU Jateng Hj Zuhar Mahsum, Ketua PCNU Kota Semarang
Drs KH Anasom , Ketum PC Muslimat NU Kota Semarang Hj Muslimatin
Djatmiko, Ketua Dewan Pengurus Pengelola (DPP) MAJT yang diwakili KH
Muhyidin.
Perayaan berjalan sangat meriah,
terbukti perkiraan dihadiri 700 orang dengan penyediaan konsumsi 1000
paket ternyata yang datang 1500 orang. Untung saja, petugas konsumsi
sigap untuk pesan air mineral, roti dan nasi bungkus. “Sangat
menggembirakan, akhirnya aula MAJT penuh baik sisi kanan, kiri dan
belakang ditambah tikar, bahkan ada yang duduk beralaskan kardus bekas
air mineral,” tambah Hj Ulya. (Wasdiun/Abdullah Alawi)
(Nu.or.id)



No comments:
Post a Comment