Sholat shubuh adalah sholat pembuka hari, Allah Subhanahuwata’ala menjadikan
waktu shubuh sebagai salah satu waktu yang memiliki pahala melimpah
bagi orang-orang yang mengerti bahkan Rasulullah shallallahu alaihi wa
sallam tidak pernah langsung meninggalkan masjid setelah sholat shubuh
berjamaah.
Waktu setelah sholat shubuh merupakan waktu yang paling istimewa diantara waktu-waktu lainya karena banyak keberkahan di dalamnya sampai Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berdoa:
“Ya Allah, Berkahilah umatku di waktu paginya” [HR. Abu Dawud]
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berdoa seperti itu agar umatnya memberikan pertahian khusus pada waktu ini.
Demikian pula setelah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam selesai mlaksanakan sholat shubuh baginda tidak melanjutkan tidurnya, beliau melakukan amalan-amalan yang suudah menjadi kebiasaan sehari-hari.
Berikut Amalan-Amalan Setelah Sholat Shubuh
Pertama, Dzikir
Dzikir tidak hanya aktifitas yang dianjurkan rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tetapi juga merupakan perintah Allah Subhanahuwata’ala sebagaimana dalam firmanya yang artinya:
Waktu setelah sholat shubuh merupakan waktu yang paling istimewa diantara waktu-waktu lainya karena banyak keberkahan di dalamnya sampai Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berdoa:
“Ya Allah, Berkahilah umatku di waktu paginya” [HR. Abu Dawud]
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berdoa seperti itu agar umatnya memberikan pertahian khusus pada waktu ini.
Demikian pula setelah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam selesai mlaksanakan sholat shubuh baginda tidak melanjutkan tidurnya, beliau melakukan amalan-amalan yang suudah menjadi kebiasaan sehari-hari.
Berikut Amalan-Amalan Setelah Sholat Shubuh
Pertama, Dzikir
Dzikir tidak hanya aktifitas yang dianjurkan rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tetapi juga merupakan perintah Allah Subhanahuwata’ala sebagaimana dalam firmanya yang artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada
Allah dengan menyebut (nama-Nya) sebanyak-banyaknya dan bertasbihlah
kepada-Nya pada waktu pagi dan petang. Dialah yang memberi rahmat
kepadamu dan para malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), agar Dia
mengeluarkan kamu dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (keimanan).
Dan Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman”. [QS. Al-Ahzab 41-43]
Selain menjadi kebiasaan dan sunah yang dilakukan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, dzikir
menjadi salah satu amalan ringan yang memiliki keutamaan melimpah
beberapa diantaranya dapat menjadi penebus dosa, menyelamatkan seseorang
dari azab neraka dan menghilangkan kegelisahan hati yang gundah.
Dzikir juga dapat mengangkat derajat seorang mukmin. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda yang artinya:
“Maukah kalian aku beritahu dengan amal perbuatan
terbaik, paling terbersih disisi Tuhanmu, paling tinggi untuk
kedudukanmu, jauh lebih baik dibanding sedekah emas dan perak bagimu dan
daripada kalian bertemu musuhmu lalu bertempur dengan mereka? Mereka
menjawab: Mau, ya Rasul. Beliau bersabda: “Dzikir kepada Allah”. [HR. Tirmidzi]
Kedua, Banyak Berdoa
Allah Subhanahuwata’ala akan meridhoi hamba-hambanya yang berdoa kepada-Nya. Berdoa juga dapat mendekatkan seorang hamba kepada penciptanya. Allah Subhanahuwata’ala berfirman yang artinya:
Allah Subhanahuwata’ala akan meridhoi hamba-hambanya yang berdoa kepada-Nya. Berdoa juga dapat mendekatkan seorang hamba kepada penciptanya. Allah Subhanahuwata’ala berfirman yang artinya:
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu
tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku
mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku,
maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah
mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran”. [QS. Al-Baqarah 186]
Berdoa adalah salah satu cara seorang hamba bercerita
atau berkeluh kesah kepada penciptanya, dengan berdoa seseorang dapat
menyadari bahwa manusia adalah mahluk yang lemah dan hanya Allah Subhanahuwata’ala yang maha luas lagi maha kaya bahkan dengan doa serang hamba dapat meminta yang terbaik bagi masa depanya.
Ketiga, Sholat Sunnah 2 Rakaat Ketika Matahari Terbit
Sholat sunnah ini memiliki keutamaan yang sangat besar yaitu akan mendapat pahala seperti hai dan umrah secara sempurna. shallallahu alaihi wa sallam bersabda yang artinya:
Sholat sunnah ini memiliki keutamaan yang sangat besar yaitu akan mendapat pahala seperti hai dan umrah secara sempurna. shallallahu alaihi wa sallam bersabda yang artinya:
“Barangsiapa yang melaksanakan shalat shubuh
secara berjama’ah lalu ia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga
matahari terbit, kemudian ia melaksanakan shalat dua raka’at, maka ia
seperti memperoleh pahala haji dan umroh.” Beliau pun bersabda, “Pahala yang sempurna, sempurna dan sempurna.” [HR. Tirmidzi]
Sholat dua rakaat ini di istilahkan sebagai sholat isroq yang waktunya berada di awal waktu sholat dhuha.
Sumber: aritunsa.com



No comments:
Post a Comment