Perubahan zaman ke arah sikap hedonisme dan cinta materi keduniaan,
saat ini semakin tampak ditengah-tengah masyarakat. Hal ini bisa
terlihat dari fakta lebih banyak orang tua berlomba-lomba mendidik
anaknya untuk mencari pekerjaan daripada belajar ilmu khususnya ilmu
agama.
"Orang tua zaman dulu itu kuat dan tekun
doanya untuk para keturunannya agar memiliki ilmu agama yang kuat.
Kalau sekarang ini para orang tua jarang mendoakan, dan materi saja yang
dikejar. Ini keteledoran orang zaman sekarang," demikian kata KH Anwar
Zuhdi saat mengupas kitab Bidayatul Hidayah di Ngaji Ahad (Jihad) Pagi,
Ahad (2/4).
Abah Anwar, begitu kiai nyentrik
pringsewu ini biasa disapa, menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan
pertanda bahwa zaman sudah tua. Selain cinta terhadap dunia, tanda zaman
sudah tua adalah banyaknya kemaksiatan dan dosa yang dilakukan manusia
tanpa ada rasa malu dan takut kepada Allah SWT.
"Zaman
sekarang ini, orang tidak malu berbuat dosa. Bahkan mereka bangga
dengan dosa yang telah diperbuatnya," kata Abah Anwar pada Jihad Pagi
yang rutin dilaksanakan di Gedung NU Pringsewu tersebut.
Abah
Anwar mengingatkan, kekhawatiran terhadap rezeki selama hidup di dunia
sebenarnya tidak perlu, karena Allah yang akan memberikannya kepada
setiap makhluk yang diciptakan di dunia dengan adil.
"Jangan
disamakan adilnya manusia dengan adilnya Allah. Adilnya manusia berbeda
dengan adilnya Allah," tegas Abah Anwar sembari mencontohkan bahwa
adilnya Allah bisa saja dengan tidak memberikan sesuatu yang diinginkan
oleh manusia. (Muhammad Faizin/Abdullah Alawi)
(sumber : nu.or.id)
(sumber : nu.or.id)



No comments:
Post a Comment