Wakil Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang
KH Irfan Sholeh menegaskan agar panitia, peserta dan seluruh komponen
yang terlibat dalam Konfercab tidak mencampur adukkan model partai
terhadap pelaksanaan forum musyawarah tertinggi tingkat PCNU itu.
"Konfercab
jangan dibuat model partai, bedakan antara NU dan partai. NU didirikan
ulama dengan karomahnya dan keikhlasannya. Lihatlah Kiai Hasyim Asy'ari,
Kiai Wahab Chasbullah, Kiai Bisri dan beberapa tokoh NU lainnya,"
ujarnya, Jumat (31/3).
Pengasuh Pondok
Pesantren Alhamidiyah Bahrul Ulum Tambakberas Jombang ini juga menyoroti
soal pencalonan Ketua PCNU pada periode berikutnya. Baginya, siapapun
boleh mencalonkan dengan tetap mematuhi aturan yang ada, namun sisi lain
yang harus diperhatikan adalah pengabdian untuk menjaga serta merawat
NU itu sendiri.
"Konfercab itu diharuskan, ini
amanat organisasi, cuma jangan sampai menghilangkan substansinya, yaitu
merawat NU. Siapapun boleh berlomba berkhidmat buat NU, fastabiqul
khairat," terang Kiai Irfan.
Kiai Irfan
berharap pada Konfercab yang akan diselenggarakan pada 22-23 April 2017
mendatang di Pondok Pesantren Tebuireng itu, bisa melahirkan pemimpin
yang ikhlas dan istiqomah. Disamping itu kaya inovasi dalam menghadapi
dinamika organisasi.
"Semoga lahir pemimpin
baru yang mengabdi secara ikhlas dan istiqomah. Muncul ide kreatif dan
inovatif agar semua lancar dari awal sampai akhir," ungkapnya.
Disinggung
terkait segala persiapan pelaksanaan Konfercab hingga saat ini, dirinya
menilai sudah cukup baik, termasuk lokasi pagelaran forum musyawarah
itu yang dipusatkan di pesantren.
"Berdasarkan tempat acaranya sudah bagus, cuma sekali lagi jangan dibuat model partai politik," pungkasnya.
Model
partai politik yang dimaksud ialah menghalalkan segala cara untuk
memperoleh sebuah kekuasaan, bahkan kerap timbul konflik yang berujung
perpecahan. Padahal di NU, memimpin adalah sebuah amanat dan khidmah
kepada umat sehingga komitmen dan keihklasan sangat diperlukan. (Syamsul Arifin/Fathoni)
(sumber:nu.or.id)



No comments:
Post a Comment