Masjid Hunto Sultan Amai merupakan masjid tertua di provinsi
Gorontalo. Masjid ini didirikan pada tahun 1495 oleh Sultan Amai,
pemimpin Kerajaan Gorontalo yang pertama kali masuk Islam.
Menurut
Takmirul Masjid Hunto Sultan Amai H.Samsuri Kaluku, kata "Hunto" yang
dijadikan sebagai nama masjid merupakan singkatan dari Ilohuntungo yang
berarti basis atau perkumpulan Islam di masa itu.
Masih
terdapat banyak peninggalan benda bersejarah di dalam masjid ini, di
antaranya ada Al-Qur’an tulisan tangan, buku bahasa Gorontalo dengan
tulisan Arab Melayu (me'raji), serta ada jam dinding yang sudah berusia
melebihi 500 tahun. Terdapat pula 5 makam di dalam lokasi masjid ini,
salah satunya Sultan Amai Gorontalo.
Sebagai
salah satu cagar budaya yang ada di Provinsi Gorontalo, masjid ini
hampir tiap hari dikunjungi wisatawan Muslim dari berbagai daerah,
bahkan ada pula yang datang dari luar negeri.
Rajab Saputra, mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo yang berasal dari kota Kendari mengatakan kepada NU Online pada
saat diwawancara (01/4), dirinya sangat berharap situs-situs Islam yang
bersejarah seperti masjid Hunto dapat dijaga dan dilestarikan sebagai
motivasi umat Muslim.
"Bahwa, Islam telah besar dan berjaya sejak dulu kala," pungkasnya. (Reza Fauzi/Abdullah Alawi)
(sumber : nu.or.id)



No comments:
Post a Comment