Menjadi seorang Gubernur tentu harus mahir dalam menjalankan roda
politik pemerintahan. Tak hanya itu, seorang Gubernur juga harus
mempunyai ilmu tentang agama yang mumpuni agar dapat melayani masyarakat
dengan baik.
Lantas bagaimana jika ada Gubernur yang hafal Al-Quran, adakah
korelasinya dengan kepemimpinan? Apakah pemimpin yang hafal Al-Quran itu
bisa berprestasi?
Menurut “The Millionaire Mind” karya Thomas Stanley, ada lima hal menjadikan seorang berprestasi, hingga menjadikannya sukses.
Kelima faktor tersebut antara lain;
- Jujur kepada semua orang
- Menerapkan disiplin
- Bergaul baik dengan orang lain
- Memiliki Suami atau isteri yang mendukung
- Bekerja Lebih Giat dari pada kebanyakan orang
Dari kelima faktor itu, sepertinya dimiliki oleh mereka yang hafal Al-Quran.
Seorang penghafal Al-Quran mempunyai tanggung jawab untuk mengamalkan
Al-Qur’an yang telah dihapalnya di luar kepala. Termasuk melayani
masyarakat yang dipimpinnya, supaya lebih aman dan sejahtera.
Berikut empat gubernur hafiz Al-Quran Indonesia yang dikutip dari berbagai media:
1. Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan
Gubernur yang biasa disapa Aher ini telah menjabat sebagai gubernur Jawa Barat selama dua periode, hingga tahun 2018. Sampai saat ini ia telah meraih lebih dari 132 penghargaan untuk provinsi yang dipimpinnya.
Gubernur yang biasa disapa Aher ini telah menjabat sebagai gubernur Jawa Barat selama dua periode, hingga tahun 2018. Sampai saat ini ia telah meraih lebih dari 132 penghargaan untuk provinsi yang dipimpinnya.
2. Gubernur Sumatera Barat, Prof. Irwan Prayitno
Irwan Prayitno menjabat gubernur Sumatera Barat untuk periode kedua, hingga tahun 2020. Selain sebagai Gubernur yang juga hafidz Al Qur’an, ayah dari 10 anak ini juga produktif menulis.
Irwan Prayitno menjabat gubernur Sumatera Barat untuk periode kedua, hingga tahun 2020. Selain sebagai Gubernur yang juga hafidz Al Qur’an, ayah dari 10 anak ini juga produktif menulis.
3. Gubernur NTB, M. Zainul Majdi
Muhammad Zainul Majid yang biasa disapa Tuan Guru Bajang, menjabat gubernur Nusa Tenggara Barat untuk periode kedua. Pada tahun 2008 silam, ia mendapatkan penghargaan sebagai gubernur termuda (36 tahun) dari Museum Rekor Indonesia (MURI).
Muhammad Zainul Majid yang biasa disapa Tuan Guru Bajang, menjabat gubernur Nusa Tenggara Barat untuk periode kedua. Pada tahun 2008 silam, ia mendapatkan penghargaan sebagai gubernur termuda (36 tahun) dari Museum Rekor Indonesia (MURI).
4. Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba
Abdul Ghani Kasuba menjabat gubernur Maluku Utara hingga tahun 2019. Sebelumnya, ia menjabat sebagai wakil gubernur periode 2008-2013. Ghani menduduki posisi orang nomor 1 di Maluku Utara, disokong oleh PKS dan sejumlah partai lain.
Abdul Ghani Kasuba menjabat gubernur Maluku Utara hingga tahun 2019. Sebelumnya, ia menjabat sebagai wakil gubernur periode 2008-2013. Ghani menduduki posisi orang nomor 1 di Maluku Utara, disokong oleh PKS dan sejumlah partai lain.
Sumber: islampos.com



No comments:
Post a Comment